IIA Terbitkan Practice Guide “Pengandalan terhadap Penyedia Assurance Lain oleh Auditor Internal”

Dibaca 655 kali

Persyaratan kepatuhan dan kompleksitas bisnis yang terus meningkat telah mendorong organisasi-organisasi untuk membangun atau mengadakan fungsi manajemen risiko dan fungsi pemastian (assurance). Mereka dituntut untuk melakukan pengukuran dan pelaporan risiko, mengidentifikasi kesenjangan pengendalian, memantau perbaikan, serta menyimpulkan apakah proses pengendalian telah berjalan dengan efektif di area tertentu. 

Beberapa contoh adanya penyedia layanan pemastian di internal organisasi antara lain dalam bentuk seperti Grup Kepatuhan Lingkungan, Fungsi Manajemen Mutu yang berfokus pada kegiatan manufaktur, Tim Pengendalian Internal yang menilai pengendalian dalam pelaporan keuangan, atau Grup Tata Kelola TI. Selain itu, ada pula penyedia layanan pemastian dari pihak eksternal yang mungkin ditugaskan oleh organisasi untuk menilai area-area tertentu. 

Kegiatan-kegiatan pemastian dari para pihak penyedia layanan tersebut memberikan opini, rekomendasi atau hasil pemastian lain pada area-area yang juga masuk dalam lingkup pekerjaan audit internal.  

Practice Guide (PG) yang baru dirilis Desember 2011 ini  akan memberikan panduan kepada CAE dan jajaran manajemen audit internal mengenai pendekatan yang perlu dilakukan dalam mengandalkan hasil pemastian  yang diberikan oleh fungsi-fungsi atau penyedia layanan pemastian tersebut, baik dari pihak internal ataupun eksternal organisasi. 

PG ini membahas lima prinsip yang akan menentukan tingkat pengandalan tersebut, sebagai berikut: 

  • Tujuan
  • Independensi dan Objektivitas
  • Kompetensi
  • Elemen-elemen Praktik
  • Komunikasi Hasil dan Tindakan Perbaikan

Bila Anda anggota The IIA, Anda dapat mengunduh PG tersebut di sini