Peran Audit pada Tata Kelola Sektor Publik Edisi ke-2 Telah Terbit

Dibaca 1,702 kali

Tepat di tanggal 1 di awal Februari 2012 ini, IIA kembali menerbitkan Supplemental Guidance terkait peran audit di sektor publik bertajuk “The Role of Auditing in Public Sector Governance, 2nd Edition“. Apa, dan mengapa, supplemental guide? Apa pula edisi ke-2?

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejak akhir tahun lalu atau awal tahun 2012 ini, kategori pengaturan pedoman profesi bertambah satu lagi dengan apa yang disebut sebagai supplemental guidance (SG). SG merupakan pedoman yang tidak bersifat wajib (mandatory) ataupun sangat disarankan (strongly recommended) sebagaimana kategori-kategori pedoman yang ada di dalam IPPF. SG sendiri tidak termasuk dalam IPPF. Namun sebagai bagian dari panduan umum dari profesi auditor internal terhadap masalah-masalah yang relevan, SG ini diharapkan membantu para praktisi dalam menjalankan praktik profesional audit internal.

Bila diperhatikan, SG ini tidak hanya memandang peran auditor internal terhadap tata kelola sektor publik, namun juga peran auditor eksternal. Oleh karena sifatnya yang sedemikian, IIA mengelompok panduan ini ke dalam kategori SG. Artinya, silakan diikuti sepanjang bermanfaat dan tidak bertentangan dengan yurisdiksi yang berjalan.

Sementara itu dari aspek substansi, SG ini merupakan panduan edisi ke-2 setelah sebelumnya IIA pernah menerbitkan The Role of Auditing in Public Sector Governance pada bulan November 2006 lalu. Sekadar sebagai pengingat, pada edisinya yang pertama panduan tersebut memberikan gambaran mengenai tata kelola sektor publik, konteks dan peran audit internal dan internal pada sektor publik, serta elemen-elemen kunci bagi aktivitas audit sektor publik yang efektif.

Anda penasaran dengan apa yang baru dalam panduan edisi kedua tersebut? Segera download dan bandingkan dengan edisi sebelumnya,  di sini.