Mari Berikan Masukan untuk Exposure Draft Standar Edisi Berikutnya!

Dibaca 470 kali

IIASB (International Internal Audit Standard Board) terus tancap gas. Lembaga yang bertugas untuk mengeluarkan, memelihara, mengembangkan, serta mempromosikan Standar audit internal tersebut memenuhi janji untuk terus melakukan update terhadap Standar, demi kejelasan, konsistensi antarbagian,kesesuaian dengan kondisi terkini, serta kemudahan dalam penerapannya. Sebagaimana janji untuk meng-update Standar setiap dua tahun sekali, terhadap Standar Edisi 2011 mereka telah meluncurkan draf eksposur (exposure draft) untuk Standar edisi berikutnya, pada tanggal 20 Februari 2012 kemarin.

Draf eksposur telah diluncurkan secara online di sini dan akan dibuka selama 3 bulan hingga 20 Mei 2012. Dan, untuk memudahkan Anda dalam memberikan masukan, IIASB juga telah membuat versi markup (dengan penandaan kata-kata yang lama dan baru) dari draf eksposur tersebut di siniMari kita berperan aktif memberi masukan untuk Standar audit internal yang lebih baik!

Eksposur draf itu sendiri berbentuk pertanyaan mengenai proposal perubahan Standar, baik penambahan ataupun pengurangan, yang telah disusun oleh IIASB. Total ada 22 pertanyaan yang bisa Anda jawab dengan kombinasi jawaban tertutup (memilih: setuju, tidak setuju, tidak ada opini) dan jawaban terbuka (kolom catatan yang ingin Anda sampaikan, bila ada), untuk setiap butir proposal. Dari ke-22 pertanyaan tersebut, 19 pertanyaan di antaranya terkait dengan substansi revisi yang diusulkan. Tak lupa, IIASB juga memberikan alasan atau latar belakang, mengapa mereka mengajukan proposal revisi tersebut.

Tanpa bermaksud mengurangi keingintahuan Anda, beberapa hal penting yang masuk dalam proposal revisi Standar kali ini, antara lain:

  • Pemberlakuan Standar: terhadap internal auditor, aktivitas audit internal, ataukah CAE.
  • Tambahan contoh pelaporan fungsional.
  • Penggunaan istilah ‘assessment‘ untuk setiap kata ‘review‘ dalam QAIP.
  • Paralelisasi penggunaan istilah governance, risk management, dan control
  • Penambahan aspek ‘pencapaian tujuan strategis’ dalam tujuan risk management dan control
  • Penggantian judul ‘resolusi penerimaan risiko oleh senior manajemen’ pada standar #2600 dengan ‘mengomunikasikan penerimaan risiko’
  • Peluncuran beberapa definisi baru seperti: opini penugasan, opini keseluruhan dan penghapusan definisi ‘residual risk’
  • Perubahan beberapa definisi seperti: Board, risk, dan control processes.

Tentu Anda sudah tidak sabar untuk segera turut ambil bagian dalam survey ini. Namun satu hal yang sangat penting bagi kita praktisi audit internal di Indonesia adalah agar Standar internasional tersebut juga mengakomodasi struktur atau sistem governance yang berlaku pada korporasi di Indonesia.

Sebagaimana kita ketahui, sesuai undang-undang Perseroan Terbatas, organ perseroan dipisahkan antara Dewan Direksi (Board of Directors) dan Dewan Komisaris (Board of Commissioners). Sistem governance ini  (two-tier board) berbeda dengan sistem yang konteksnya digunakan dalam pemberlakuan Standar tersebut (one-tier board), sehingga seringkali memunculkan komplikasi dalam penerapannya di Indonesia.

Oleh karena itu, bila Anda ambil bagian dalam survey, jangan lupa untuk menyuarakan aspirasi kita di Indonesia ini agar dapat dipertimbangkan oleh IIASB. Anda bisa memasukkan aspirasi tersebut, antara lain, pada saat memberikan catatan atas definisi Board.

OK.. Selamat mengikuti survey!