Penilaian Risiko dalam Perencanaan Penugasan

Dibaca 6,450 kali

Dalam Standar 2210.A1 disebutkan bahwa auditor internal harus melakukan penilaian awal terhadap risiko-risiko yang relevan dengan kegiatan yang sedang diperiksa. Tujuan penugasan  harus mencerminkan hasil dari proses penilaian ini.

1. Auditor internal mempertimbangkan penilaian risiko yang telah dilakukan oleh manajemen terhadap risiko-risiko yang relevan dengan kegiatan yang sedang diperiksa. Auditor internal juga mempertimbangkan:

  • Keandalan dari penilaian risiko oleh manajemen.
  • Proses manajemen dalam pemantauan, pelaporan, dan penyelesaian masalah-masalah risiko dan pengendalian.
  • Pelaporan manajemen atas kejadian-kejadian yang melampaui batas risk appetite organisasi dan respons manajemen terhadap laporan tersebut.
  • Risiko-risiko dalam kegiatan lain yang terkait  dengan kegiatan yang sedang diperiksa.

2. Auditor internal mendapatkan atau memperbarui informasi mengenai latar belakang dari kegiatan yang sedang diperiksa untuk menentukan dampak terhadap tujuan dan ruang lingkup penugasan.

3. Selayaknya auditor internal melakukan survei untuk familiariasi dengan kegiatan yang diperiksa, risiko-risiko beserta pengendaliannya untuk mengidentifikasi area-area penekanan penugasan, serta meminta komentar/saran dari klien penugasan bila ada.

4. Auditor internal merangkum hasil dari review atas penilaian risiko yang dilakukan oleh manajemen tersebut, termasuk informasi latar belakang dan hasil survei. Ringkasan tersebut mencakup:

  • Isu-isu signifikan yang akan ditelusuri lebih mendalam dalam pekerjaan lapangan, beserta alasan-alasannya.
  • Tujuan dan prosedur penugasan.
  • Metodologi yang akan digunakan, seperti teknik audit berbasis teknologi dan teknik sampling.
  • Potensi titik-titik pengendalian yang kritikal, baik karena pengendalian yang kurang dan/atau berlebih.
  • Alasan untuk tidak melanjutkan penugasan atau untuk mengubah tujuan penugasan secara signifikan (jika ada).

Referensi:

  • Practice Advisory  2210.A1-1: Risk Assessment in Engagement Planning (January 2009)