Practice Guide Baru – Mengevaluasi Program dan Aktivitas terkait Etika

Dibaca 743 kali

Selama ini banyak praktisi auditor internal yang mengeluhkan kesulitan mengevaluasi hal-hal yang  bersifat soft. IIA telah beberapa kali berusaha menjawab kesulitan ini dengan merilis panduan praktik yang lebih konkret. Setelah beberapa waktu lalu IIA mengeluarkan practice guide (PG) untuk mengaudit lingkungan pengendalian, minggu lalu IIA kembali merilis PG yang juga bersifat soft yaitu mengevaluasi program dan aktivitas organisasi yang terkait dengan etika.

Bertajuk “Evaluating Ethics-related Programs and Activities“, PG setebal 29 halaman ini memberikan panduan lebih lanjut kepada praktisi auditor internal dalam menerapkan  Standar #2110.A1 . Sebagaimana kita ketahui Standar  tersebut mengharuskan aktivitas  audit internal untuk mengevaluasi desain, implementasi, dan efektivitas pencapaian tujuan dari program dan aktivitas organisasi terkait etika.

Beberapa bagian penting dalam PG tersebut antara lain definisi etika dan nilai, peran kunci auditor internal dalam program dan aktivitas etika, para pihak terkait beserta perannya masing-masing, serta konsideran dalam proses audit terhadap etika.

Terhadap peran para pihak, PG ini kembali menegaskan posisi dan peran yang disarankan bagi auditor internal adalah selaku assessor, evaluator, pemberi assurance,  role model dan pemberi advokasi, serta expert dalam bidang etika. Tanggung jawab utama untuk menetapkan dan mempromosikan program dan aktivitas terkait etika ada pada manajemen senior. Di atasnya, Board akan memberikan pengawasan bagi penetapan dan pemberlakuan program dan aktivitas tersebut. Sementara itu, manajemen operasional, para pegawai, serta pihak-pihak terkait (penyedia layanan, pemasok, agen, pelanggan, dsb.) harus menyukseskan program dan aktivitas etika yang ditetapkan.

Lebih penting lagi, dari aspek praktis, PG ini memberikan beberapa contoh tools dan hal-hal apa yang harus diperhatikan dalam proses perencanaan, pekerjaan lapangan, dan pelaporan audit etika. Ada beberapa tools yang dicontohkan seperti evaluasi maturity model, survey, yang dapat dikustomisasi agar sesuai dengan organisasi Anda.

Meskipun ditegaskan pula dalam PG tersebut bahwa etika, yaitu apa yang dianggap baik bagi individu dan masyarakat,  sangat mungkin berbeda-beda dalam pandangan berbagai kultur dan bangsa, namun sebagai suatu framework, PG ini tentu akan bermanfaat bagi praktisi audit internal di seluruh dunia. Anda yang menjadi member IIA, dapat mengunduh PG tersebut secara gratis di sini.