Standar Archive

Dibaca 508 kali
  • Peta Pemastian (Assurance Map) (1) 8. Sebuah organisasi biasanya menetapkan kategori risiko-risiko signifikan yang membentuk kerangka manajemen risiko. Peta pemastian dapat didasarkan pada struktur kerangka tersebut. Sebagai contoh, sebuah peta […]

    Peta Pemastian (Assurance Map) (2)

    Peta Pemastian (Assurance Map) (1) 8. Sebuah organisasi biasanya menetapkan kategori risiko-risiko signifikan yang membentuk kerangka manajemen risiko. Peta pemastian dapat didasarkan pada struktur kerangka tersebut. Sebagai contoh, sebuah peta […]

    Continue Reading...

  • Adanya berbagai unit/ lembaga penyedia pemastian seringkali menimbulkan tumpang tindih pengujian atas unit-unit operasional dan pendukung dalam organisasi. Di sisi lain, bukan tidak mungkin pula bahwa aktivitas seluruh penyedia pemastian […]

    Peta Pemastian (Assurance Map) (1)

    Adanya berbagai unit/ lembaga penyedia pemastian seringkali menimbulkan tumpang tindih pengujian atas unit-unit operasional dan pendukung dalam organisasi. Di sisi lain, bukan tidak mungkin pula bahwa aktivitas seluruh penyedia pemastian […]

    Continue Reading...

  • Dalam Standar 2050, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus berbagi informasi dan mengoordinasikan kegiatan dengan penyedia layanan assurance dan konsultasi lainnya, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan lingkup yang tepat/memadai serta […]

    Koordinasi

    Dalam Standar 2050, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus berbagi informasi dan mengoordinasikan kegiatan dengan penyedia layanan assurance dan konsultasi lainnya, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan lingkup yang tepat/memadai serta […]

    Continue Reading...

  • Sesuai dengan Standar 2030 mengenai manajemen sumber daya, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus memastikan bahwa sumber daya audit internal adalah tepat, cukup, dan secara efektif dikerahkan untuk mencapai rencana yang telah disetujui. ‘Tepat’ […]

    Manajemen Sumber Daya

    Sesuai dengan Standar 2030 mengenai manajemen sumber daya, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus memastikan bahwa sumber daya audit internal adalah tepat, cukup, dan secara efektif dikerahkan untuk mencapai rencana yang telah disetujui. ‘Tepat’ […]

    Continue Reading...

  • Sesuai dengan Standar 2040 tentang Kebijakan dan Prosedur, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus menetapkan kebijakan dan prosedur (manual audit) untuk memandu Aktivitas Audit Internal yang bentuk dan isinya tergantung pada ukuran dan […]

    Kebijakan dan Prosedur (Manual Audit)

    Sesuai dengan Standar 2040 tentang Kebijakan dan Prosedur, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus menetapkan kebijakan dan prosedur (manual audit) untuk memandu Aktivitas Audit Internal yang bentuk dan isinya tergantung pada ukuran dan […]

    Continue Reading...

  • Sesuai dengan Standar 2020 mengenai Komunikasi dan Persetujuan, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus mengomunikasikan rencana Aktivitas Audit Internal dan kebutuhan sumber daya, termasuk perubahan iinterim yang signifikan, kepada manajemen senior […]

    Komunikasi dan Persetujuan antara CAE dengan Manajemen Senior/Dewan

    Sesuai dengan Standar 2020 mengenai Komunikasi dan Persetujuan, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus mengomunikasikan rencana Aktivitas Audit Internal dan kebutuhan sumber daya, termasuk perubahan iinterim yang signifikan, kepada manajemen senior […]

    Continue Reading...

  • Dalam standar 2010 tentang Perencanaan, CAE harus menetapkan rencana berbasis risiko untuk menentukan prioritas Aktivitas Audit Internal, yang konsisten selaras dengan tujuan organisasi. Dengan demikian tidak terhindarkan bagi Aktivitas Audit Internal untuk menggunakan proses manajemen risiko yang ada di dalam organisasi sebagai bagian dari proses perencanaan tersebut. Penggunaan proses yang ada sangat penting karena akan mendorong cara pandang dan bahasa yang sama antara Aktivitas Audit Internal dan unit lain di dalam organisasi terhadap risiko dan proses manajemen risiko.

    Menggunakan Proses Manajemen Risiko dalam Perencanaan Audit Internal (3)

    Dalam standar 2010 tentang Perencanaan, CAE harus menetapkan rencana berbasis risiko untuk menentukan prioritas Aktivitas Audit Internal, yang konsisten selaras dengan tujuan organisasi. Dengan demikian tidak terhindarkan bagi Aktivitas Audit Internal untuk menggunakan proses manajemen risiko yang ada di dalam organisasi sebagai bagian dari proses perencanaan tersebut. Penggunaan proses yang ada sangat penting karena akan mendorong cara pandang dan bahasa yang sama antara Aktivitas Audit Internal dan unit lain di dalam organisasi terhadap risiko dan proses manajemen risiko.

    Continue Reading...

  • Dalam standar 2010 tentang Perencanaan, CAE harus menetapkan rencana berbasis risiko untuk menentukan prioritas Aktivitas Audit Internal, yang konsisten selaras dengan tujuan organisasi. Dengan demikian tidak terhindarkan bagi Aktivitas Audit Internal untuk menggunakan proses manajemen risiko yang ada di dalam organisasi sebagai bagian dari proses perencanaan tersebut. Penggunaan proses yang ada sangat penting karena akan mendorong cara pandang dan bahasa yang sama antara Aktivitas Audit Internal dan unit lain di dalam organisasi terhadap risiko dan proses manajemen risiko.

    Menggunakan Proses Manajemen Risiko dalam Perencanaan Audit Internal (2)

    Dalam standar 2010 tentang Perencanaan, CAE harus menetapkan rencana berbasis risiko untuk menentukan prioritas Aktivitas Audit Internal, yang konsisten selaras dengan tujuan organisasi. Dengan demikian tidak terhindarkan bagi Aktivitas Audit Internal untuk menggunakan proses manajemen risiko yang ada di dalam organisasi sebagai bagian dari proses perencanaan tersebut. Penggunaan proses yang ada sangat penting karena akan mendorong cara pandang dan bahasa yang sama antara Aktivitas Audit Internal dan unit lain di dalam organisasi terhadap risiko dan proses manajemen risiko.

    Continue Reading...

  • Dalam standar 2010 tentang Perencanaan, CAE harus menetapkan rencana berbasis risiko untuk menentukan prioritas Aktivitas Audit Internal, yang konsisten selaras dengan tujuan organisasi. Dengan demikian tidak terhindarkan bagi Aktivitas Audit Internal untuk menggunakan proses manajemen risiko yang ada di dalam organisasi sebagai bagian dari proses perencanaan tersebut. Penggunaan proses yang ada sangat penting karena akan mendorong cara pandang dan bahasa yang sama antara Aktivitas Audit Internal dan unit lain di dalam organisasi terhadap risiko dan proses manajemen risiko.

    Menggunakan Proses Manajemen Risiko dalam Perencanaan Audit Internal (1)

    Dalam standar 2010 tentang Perencanaan, CAE harus menetapkan rencana berbasis risiko untuk menentukan prioritas Aktivitas Audit Internal, yang konsisten selaras dengan tujuan organisasi. Dengan demikian tidak terhindarkan bagi Aktivitas Audit Internal untuk menggunakan proses manajemen risiko yang ada di dalam organisasi sebagai bagian dari proses perencanaan tersebut. Penggunaan proses yang ada sangat penting karena akan mendorong cara pandang dan bahasa yang sama antara Aktivitas Audit Internal dan unit lain di dalam organisasi terhadap risiko dan proses manajemen risiko.

    Continue Reading...

  • Di dalam Standar 2010 tentang Perencanaan, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus menetapkan rencana berbasis risiko untuk menentukan prioritas Aktivitas Audit Internal, yang  konsisten selaras dengan tujuan organisasi. Untuk itu CAE harus […]

    Menghubungkan Rencana Audit dengan Risiko dan Eksposur

    Di dalam Standar 2010 tentang Perencanaan, Kepala Eksekutif Audit (CAE) harus menetapkan rencana berbasis risiko untuk menentukan prioritas Aktivitas Audit Internal, yang  konsisten selaras dengan tujuan organisasi. Untuk itu CAE harus […]

    Continue Reading...

Halaman 3 dari 1012345...10...Terakhir »